Categories
Blog

Menuntaskan Etape Pertama Dari Ekspedisi Kun, Bandung

Menuntaskan etape pertama dari ekspedisi KUN, kota Bandung adalah tujuan akhir. Kota ini punya catatan sejarah panjang atas kehadiran Otomotif selama 25 tahun. Tak kurang-kurang wilayah utama di tanah Pasundan ini memberikan berbagai informasi atas perkembangan dunia otomotif hinggan hari ini.

Berbagai kreasi modifikasi, aksesori, apparel hingga event muncul dari komunitas otomotif asal Bandung. Hal itu yang kami utarakan ke puncak pimpinan wilayah kota ini, saat menyambangi Balai Kota dan ditemui oleh Wakil Walikotanya yaitu Odded Muhammad Danial (13/5). Ia menyabutkan bahwa apresiasi atas sumbangsih dunia otomotif dari Bandung jadi jaminan untuk menjaga konsistensi pihaknya membina aktivitas yang berkaitan bidang otomotif di Kota Kembang.

“Semoga Otomotif dalam memperingati 25 tahun kehadirannya bisa terus memberikan informasi yang lebih banyak sekaligus yang terbaik,” salamnya. Hal itu nampaknya sejalan dengan sejumlah keinginan anggota komunitas otomotif yang terlontar saat dihelat sesi CODE (Community OTOMOTIF Driving Experience). “Kami ingin agar ada satu kegiatan yang lebih menyatukan aktivitas komunitas otomotif di Bandung,” harap Frederic dari Jazz Fit Club (14/5).

Suara nyaris serempak juga diutarakan oleh kumpulan Pajero Owner Community asal area Bandung Jabar yang menginginkan kegiatan antar komunitas yang menyatu semacam auto meet dimana ada kesempatan buat ngelapak juga. Menuntaskan etape pertama dari B.

Categories
Blog

Bekasi salah satu tulang punggung industri otomotif Indonesia

Kabupaten Bekasi Jabar luasnya 1.225 kilometer persegi ini adalah salah satu tulang punggung industri otomotif Indonesia. Praktis mayoritas wilayah penyangga Ibu Kota di sisi timur ini dipenuhi berbagai industri.

Termasuk industri yang terkait otomotif. “Bolehlah disebut kalau banyak mobil ataupun motor yang dijual di Indonesia itu made in Bekasi,” buka Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Drs H. Uju M.Si ditemui di kantornya di Cikarang Pusat (26/4). “Namun kami juga berupaya agar masyarakat kabupaten ini pada khususnya dan juga masyarakat pada umumnya tidak hanya jadi penonton dari dinamika industri itu,” tegasnya.

Apa yang hendak dilakukan oleh Pemkab Bekasi? Pertama, mengupayakan penyerapan tenaga kerja lokal di batas angka minimal 30 persen. Kedua, Kabupaten Bekasi juga menseriusi ‘wisata industri’. pihaknya juga tengah merancang kesempatan untuk memberikan edukasi soal industri dan teknologi kepada masyarakat luas.

“Nanti, kalau bidang otomotif, masyarakat bukan tahunya hanya pakai saja,” jelas H. Uju serius. “Pasti akan banyak manfaatnya buat masyarakat maupun para siswa untuk mengetahui perkembangan teknologi pengolahan termasuk (bidang) otomotif,” pungkasnya.